My gift
is my song
And this
one’s for you...
Hari belum usai, namun sudah terasa begitu
melelahkan. Kulirik arlojiku. Saat ini pukul 17.30 dan aku masih menyusuri
lorong sekolah, dengan rambut ekor kuda acak-acakan, sepatu keds yang talinya
tidak diikat dengan benar, dan kaos olah raga yang penuh keringat. Benar-benar
bukan penampilan terbaikku.
Klub modern
dance yang membuatku seperti ini. Setiap Jumat sore, Kak Joy, pelatih dance kami, memang agak sedikit lebih
kejam dari biasanya. Mungkin dipikirnya, esok sudah weekend, sehingga ia seolah mendapat izin untuk memforsir kami hingga
tetes keringat terakhir untuk menyelesaikan koreografi ciptaannya.
Dan hari ini, aku
benar-benar merasa lebih lelah dari biasanya. Seribu kali lipat! Kak Joy
memarahiku berulang-ulang karena aku membuat banyak kesalahan. Ia bahkan
menghukumku merapikan studio tari setelah aku melakukan kesalahan fatal,
terjatuh saat berada di puncak piramida.